Part 10 : Doa yang Terkabulkan, dari Arah yang Tak Disangka

Kami menyadari, kemenangan Supersquad Academy tak akan terjadi tanpa adanya do’a dari orang-orang yang peduli terhadap generasi muda Indonesia.

Ketika saya memegang piala dari kemendikbud, dan melihat logo kemendikbud yang sekilas mirip logo UNESA, membuat saya teringat akan satu hal yang menyentuh sisi spiritual saya.

Namun ingatan tersebut masih samar-samar. Sejenak saya berusaha mengingatnya.

Tak lama kemudian, ingatan itu muncul jelas.

Tepat satu tahun yang lalu, saya mengadakan janji dengan mahasiswa UNESA untuk berdiskusi kecil tentang pendidikan bertempat di kampus UNESA lidah wetan. Saat pertama kali saya masuk kampus, untuk pertama kalinya saya melihat kemegahan gedung rektorat UNESA.

Seketika itu, saya mengucapkan sebuah do’a yang menyentuh sisi spiritual dalam hidup saya,

“Ya Allah, sejak kecil aku mencintai dunia pendidikan, aku pengen memperbaiki pendidikan di Indonesia. UNESA ini kampus pendidikan. Aku pengen membanggakan nama UNESA, walaupun aku anak UNAIR, entah gimana caranya”

Dan ternyata,
Tuhan menjawabnya.

Satu tahun setelah doa tersebut saya ucapkan, UNESA melambung bersama Supersquad Academy, platform yang saya dirikan, meraih juara II dalam Akselerasi Startup Mahasiswa se-Indonesia dengan berbagai pengorbanan, salah satunya almamater saya sendiri.

Sebuah jawaban doa, dari arah yang tak saya sangka sebelumnya.

Saya pun akhir-akhir ini baru menyadari, hari-hari sebelum Supersquad Academy meraih juara, beberapa orang yang membantu saya mewujudkan visi Supersquad Academy juga mendapat suatu kebaikan dari orang lain dan saya, secara langsung maupun tidak langsung.

Semesta terlihat bekerja secara indah.